Buka Suara Soal Dugaan Keracunan Ratusan Pelanggan, Begini Respons Resto 88 Seoul

Publik tengah menyoroti kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di restoran 88 Seoul yang berlokasi di kawasan 23 Paskal, Bandung. Sejumlah pelanggan melaporkan timbulnya gangguan kesehatan usai menikmati hidangan di tempat itu pada rentang tanggal 2–4 Oktober 2026, dengan keluhan di media sosial seperti muntah, mual, serta diare.

Manajemen 88 Seoul memberikan tanggapan atas laporan tersebut serta menyampaikan permintaan maaf kepada para konsumen yang terdampak. Daniel Yahya selaku Operation General Manager 88 Seoul menyatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti laporan yang mulai masuk sejak 5 Oktober. Pihak manajemen mencatat telah menghubungi serta memverifikasi laporan dari 93 pelanggan hingga tanggal 8 Oktober, di mana sebanyak 26 orang di antaranya setuju untuk dikunjungi secara langsung oleh perwakilan manajemen.

Manajemen restoran turut mengutarakan kesiapan mereka untuk menanggung biaya perawatan kesehatan berdasarkan keluhan serta informasi medis dari para pelanggan. Guna menangani masalah ini, operasional gerai 88 Seoul di 23 Paskal dihentikan sementara mulai 7 Oktober. Langkah-langkah yang diambil meliputi pembersihan serta sanitasi total, evaluasi terhadap prosedur keamanan pangan, hingga penyegaran persediaan bahan baku.

Pihak berwenang dan instansi terkait turut memantau peristiwa ini untuk dilakukan penelusuran lanjutan. Perlu dicatat, dugaan keracunan dan jumlah korban masih perlu dipastikan melalui proses pemeriksaan. Kejadian ini jadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan makanan. Menurut kamu, apa yang paling wajib diperhatikan restoran agar pelanggan merasa aman saat makan?

Sumber: Republika Online | Resto 88 Seoul Jawab Dugaan Keracunan Ratusan Pelanggannya | M. Fauzi Ridwan | 11 Oktober 2026
*ilustrasi AI