Pemerintah Kabupaten Kediri tengah membenahi dan meninggikan sejumlah ruas jalan demi keamanan serta kenyamanan para pengguna jalan. Pada tahun ini, peninggian badan jalan setinggi 7 sentimeter dikerjakan di beberapa lokasi, salah satunya di Jalan Raya Pare-Kediri.
Proyek perbaikan di Jalan Raya Pare-Kediri ini membentang sepanjang 4,3 kilometer, yang dimulai dari Simpang Gayam sampai Jembatan Gurah. Setelah itu, pengerjaan berlanjut dari Simpang Lima Gumul menuju pertigaan Tepus dengan panjang 3 kilometer.
Burhan selaku Staf UPT PJJ Kediri menyebutkan bahwa proyek ini dikerjakan secara bertahap berdasarkan segmen yang telah ditetapkan.
“Segmen 1 Simpang Gayam sampai Jembatan Gurah, 4,3 km. Nanti segmen 2 di Simpang Lima Gumul sampai pertigaan Tepus, 3 km,” jelasnya saat ditemui di lokasi pengerjaan Jalan Raya Pare-Kediri.
Di samping jalur tersebut, perbaikan infrastruktur jalan juga menyasar Jalan H.O.S. Cokroaminoto, terhitung mulai Terminal Pare sampai Perempatan Tulungrejo.
Burhan menerangkan bahwa pembenahan berbagai ruas jalan ini memanfaatkan dana APBD senilai Rp17,8 miliar. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam kurun waktu 77 hari sejak mulai dikerjakan pada 18 Oktober 2026.
“Kalau anggarannya itu Rp17,8 miliar dari APBD. Targetnya 77 hari pengerjaan dari 18 Oktober kemarin. Kalau kontraknya dari 16 Oktober,” jelasnya.
Pihaknya memilih waktu siang hari untuk melaksanakan perbaikan jalan guna menekan potensi kecelakaan akibat minimnya fasilitas penerangan di beberapa titik pada malam hari.
“Karena kalau malam itu, penerangannya kurang ya, jadi untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan lah,” katanya.
Adanya perbaikan ini diharap mampu mendongkrak kualitas fisik jalan sekaligus melancarkan pergerakan warga. Kondisi jalan yang kian prima tersebut juga diharap bisa menunjang kegiatan perekonomian serta kelancaran distribusi barang dan jasa di daerah Kediri. (AB)

Leave a Reply